<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --> <script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2Sx04ErSZ%2Fw%3D&cid=1mKE6FR8OXo%3D&chan=WcfEzgLoArA%3D&type=2&title=3D81EE&text=000000&background=FFFFFF&border=000000&url=2BA94F" type="text/javascript"> </script> <!-- End: http://adsensecamp.com/ -->
Tampilkan postingan dengan label Pemrogramman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrogramman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 April 2012

Facebook Demo Tool

facebookdemotool 616 300x168 Facebook Studio Lansir Facebook Demo Tool

Facebook Studio, sebuah website Facebook tempat di mana merk dan agensi pemasaran bisa mengasah strategi marketingnya di Facebook, minggu ini meluncurkan tool baru untuk membantu pelaku pemasaran memvisualisasikan kampanyenya di Facebook. Tool berjuluk Facebook Demo Tool ini bisa digunakan untuk mem-preview bagaimana iklan Premium on Facebook yang mereka jalankan sesuai dengan template Facebook. Termasuk menyimak apa yang akan dilihat oleh user baik penempatan iklan di sidebar maupun marketing content untuk newsfeed hingga newsfeed untuk aplikasi mobile.


Jejaring sosial raksasa ini mengumumkan peluncuran tersebut di blog Facebook Studio. “Demo tools bisa Anda gunakan untuk merasakan langsung visualisasi dari Premium on Facebook  dan bukan hanya menerka bagaimana tampilan ads Anda atau berita advertorial akan muncul di newsfeed fans atau bahkan teman-teman fans tersebut. Demo tools hanya menyediakan visualisasi dari Premium in Facebook, namun tidak mendeskripsikan semua scenario iklan Premium.
Facebook demo tool adalah sebuah aplikasi Facebook yang mensimulasikan tampilan Facebook page dengan interface WYSIWYG (What You See is What You Get). Pengguna bisa mengupload profile dan cover photo, menambah teman dan memposting konten termasuk foto dan update status.  Namun tidak ada satupun langkah tersebut yang akan langsung ditampilkan di Facebook. Pages yang sedang dibuat dengan menggunakan tool ini bisa di preview sebagai sebuah ad atau berita advertorial. Blog ini juga merekomendasikan user untuk berlatih terlebih dahulu dengan menggunakan tool ini atau petunjuk yang telah disediakan Facebook untuk memastikan ukuran dan layoutnya sesuai. Sudah coba?

Kamis, 29 Maret 2012

Pengenalan PHP Dan Sejarahnya

Waktu bongkar-bongkar hardisk lama milik Hyda, Hyda menemukan sekumpulan file yang mengingatkan pada masa lalu Hyda. Script PHP, itu yang Hyda temukan. Sebelum bermain dengan blog, Hyda pernah mendalami tentang programming. Dan tidak ada salahnya juga apa yang Hyda miliki dibagikan kepada semuanya. Kali ini kita akan membahas tentang PHP, salah satu bahasa program opensource yang banyak di gunakan dalam dunia IT. Pada pembahasan kali ini tidak ada yang spesial, hanya Pengenalan PHP dan Sejarahnya.
PHP (PHP Hypertext Preprocessor) merupakan suatu bahasa pemrogramman yang difungsikan untuk membangun suatu website dinamis. PHP menyatu dengan kode HTML, maksudnya adalah beda kondisi. HTML digunakan sebagai kerangka suatu website atau layout website, sedangkan PHP berfungsi sebagai “mesin utama” sehingga akan lebih mudah dalam proses management suatu website.
PHP berjalan pada sisi web server sehingga di sebut juga sebagai bahasa Server Side Scripting. Artinya untuk menjalankan suatu script PHP, dibutuhkan yang namanya web server.
PHP memiliki sifat opensource sehingga dapat dipakai secara cuma-cuma (gratis) dan bersifat cross-platform. PHP juga digunakan  sebagai modul pada web server apache dan sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI.
Sebelumnya PHP sendiri adalah kepanjangan dari Personal Home Page dan seiring berjalannya waktu itu semua di kembangkan hingga menjadi seperti sekarang ini. Pada tahun 1995 ada seseorang bernama Rasmus Lerdorf yang membuat bahasa pemrogramman dinamis yang bernama Form Interpreted (FI). FI ini merupakan suatu source code yang digunakan untuk mengolah data formulir dari suatu website. Hingga pada suatu hari Rasmus Lerdorf mengumumkan kepada masyarakat tentang penemuannya yang dia beri nama PHP/FI. Karena di umumkan kepada khalayak seperti ini, akhirnya PHP menjadi suatu bahasa program opensource atau bersifat terbuka yang dapat di edit dan di kembangkan oleh siapa saja. Dan ternyata, deklarasi dari Rasmus Lerdorf ini diterima oleh masyarakat sehingga banyak pengembang dari berbagai penjuru dunia yang tertarik untuk mengembangkan PHP ini.
Berikut catatan-catatan penting dari perkembangan PHP :
-          1997 : Rilis PHP/FI 2.0 yang sudah dapat di implementasikan pada bahasa pemrograman C
-          1997 : Zend Company merilis ulang source code PHP yang lebih bersih, ringan dan cepat dalam memproses suatu data.
-          1998 : Zend Company merilis PHP 3.0 dan sejak ini pula dikenal dengan istilah PHP Hypertext Preprocessor.
-          1999 : Zend Company merilis PHP 4.0 yang saat ini banyak digunakan oleh pengembang suatu website.
-          2004 : Zend Company merilis PHP 5.0
Sangat panjang sekali perjalanan dari PHP yang hingga saat ini telah mencapai pada PHP 6.0. Dan sekian dulu yang bisa Hyda sampaikan, sampai jumpa di artikel berikutnya.