<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --> <script src="http://adsensecamp.com/show/?id=2Sx04ErSZ%2Fw%3D&cid=1mKE6FR8OXo%3D&chan=WcfEzgLoArA%3D&type=2&title=3D81EE&text=000000&background=FFFFFF&border=000000&url=2BA94F" type="text/javascript"> </script> <!-- End: http://adsensecamp.com/ -->
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 April 2012

Teknisi Komputer Murah

Binggung dan bosan yang saya rasakan bila saya tidak update blog kesayangan saya ini .ehheheh.
 ising membuka google dan menatap layar monitor dalam dalam saya coba liat perkembangan teknisi  komputer atau teknisi warnet  .
 saya tertuju pada salah satu website yang menurut saya unik dan menarik serta sistem kerja mereka pun mudah. serta pelayanan mereka pun ramah tamah .
Website  tentang jasa teknisi komputer yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia  mereka juga membuka jasa pembuatan website ,dan yang menariknya lagi mereka membuka jasa pembuatan radio online yang sekarang ini booming bagaikan boom di dunia maya .

tergugah juga ingin bertanya tanya kepada customer servicenya dewa-warnet.net, yarp itulah nama website mereka.

setelah berbincang yang cukup lumayan lama .harga mereka juga cukup murah kok yea kalo di bilang sih standart.para teknisi mereka juga tersebar di beberapa daerah di indonesia (Jakarta, Tanggerang , Bekasi, Depok , Cikarang , Bandung , Sidoarjo, Medan, Sidoarjo , Riau , Padang , Probolinggo , dll) sehingga kita yang berasa  dimanjakan mereka .

inilalah pelayanan yang mereka berikan :

Untuk jasa teknisi komputer / teknisi warnet
  1. untuk setiap maintence Warnet mereka hanya mematok dari per PC  per Pc mereka mematok harga Rp.35.000 (cukup murah bukan)
  2. untuk personal tergantung dari kerusakannya .
Untuk Jasa  pembuatan website :
  1. tergantung dari permintaan kita ingin seperti apa website impian kita
  2. mereka bisa menggunakan Flash ,Html ,Css Jquery ,Php dan Mysql
  3. lama pembuatan juga dilihat dari kesulitan website yang kita inginkan
karena saya tak ingin banyak bicara dan lagi pula takut salah ngomong silahkan anda kunjungi webistenya langsung di
http://dewa-warnet.net
website mereka juga saya bilang bagus  ^^

Jumat, 06 April 2012

Cara Merawat Baterai Laptop

Banyak orang yang mulai komplain kenapa baterai pada laptop terasa sangat cepat habisnya. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi mengapa baterai pada laptop tidak bisa bertahan dengan lama.
Kali ini, kita sedikit membahas bagaimana cara melakukan perawatan pada baterai laptop secara regular dan bagaimana cara pemilihan baterai pada laptop dengan tepat.
Pertama kali, pada awal pembelian laptop yang baru akan terasa sekali bila baterai pada laptop tersebut terasa lebih awet dan tahan lama pemakaiannya. Tetapi setalah dioperasikan sekitar setahun bahkan mungkin kurang, kekuatan pada baterai laptop tersebut akan berkurang drastis. Hal ini disebabkan karena perawatan pada baterai laptop yang kurang tepat. Perawatan baterai laptop ini pada dasarnya berbicara tentang bagaimana cara pengisian baterai laptop dengan tepat.
Bila anda membeli laptop yang baru, itu sangat dianjurkan untuk mengisi dahulu baterai pada laptop selama kurang lebih 6-8 jam dengan kondisi laptop harus mati. Hal ini istilahnya hampir sama dengan mobil pada masa penyesuaian atau yang lebih dikenal dengan inreyen mobil. Sehingga, baterai tersebut akan lebih tahan lama pemakaiannya dalam arti lebih awet (long-lasting life). Bila sudah terisi penuh selama 6-8 jam, akan lebih baik bila laptop tersebut digunakan non-stop hingga baterai habis dengan perkiraan 3-4% sisa dalam baterai kemudian boleh diisi lagi hingga penuh 100% (bisa dalam kondisi laptop hidup maupun mati). Usahakan hal ini dilakukan setiap kali pengisian baterai, artinya laptop bisa diisi ketika baterai laptop sudah hampir habis yang kurang lebih 7-11% dan usahakan jangan melakukan pengisian pada baterai yang masih penuh atau lebih dari 14%. Hal tersebut dapat membuat umur baterai pada laptop yang kurang awet.
Untuk penyimpanan baterai dalam jangka waktu yang lama (+3 bulan), banyak orang yang berasumsi salah dengan menyimpan baterai laptop tersebut pada kondisi baterai yang penuh 100%. Mereka berpendapat kalau baterai disimpan dalam kondisi yang penuh maka baterai tidak akan drop bila ditinggal lama. Sedangkan pendapat itu sebenarnya salah. Untuk Penyimpanan baterai yang lama justru sebaiknya pada kondisi baterai yang sudah rendah yakni sekitar 3% atau kurang. Hal ini disebabkan karena baterai laptop yang sudah dibawah 3% tidak akan mengalami penurunan lagi ketika disimpan baik ditempat yang dingin maupun panas. Bila laptop yang masih penuh 100% kemudian disimpan, maka penurunan akan terjadi pada masa waktu penyimpanan.
Untuk pemakaian kembali pada baterai laptop yang telah disimpan sebaiknya diisi kembali seperti caranya pada baterai yang baru dibeli. Yakni, dengan mengisi baterai tersebut hingga penuh dengan kondisi laptop mati dalam jangka waktu sekitar 6 jam. Perawatan baterai ini adalah cara yang terbaik dengan memperlakukan baterai yang sudah disimpan lama kemudian diisi ulang seperti halanya baterai baru. Hal ini dinamakan recycling battery.
Untuk baterai yang sudah rusak (aus) atau tidak mampu lagi untuk bertahan lama, ada satu cara yang sebenarnya tidak dianjurkan yakni melakukan penyuntikan pada baterai tersebut. Tetapi sangat dianjurkan untuk melakukan pembelian baterai laptop yang baru meskipun harga cukup mahal tetapi ini lebih menguntungkan. Normalnya laptop untuk 2-cell bisa bertahan 1,5 jam, 4-cell mampu bertahan 2-3 jam, 6-cell mampu bertahan 4 jam dan 9-cell mampu bertahan sekitar 7 jam. Informasi ini bisa digunakan saat pembelian baterai laptop baru.
Tentunya untuk seri setiap baterai dengan cell tertentu pada setiap laptop itu beda-beda sehingga perlu ditanyakan pada dealer penjualan baterai dengan cell yang diminta pada laptop tertentu tersebut.

Mengenal Teknologi Layar Sentuh

Multi layar sentuh (touch screen) adalah pengembangan dari teknologi layar sentuh yang sudah ada. Dari arti kata “multi” yang berarti banyak, sudah terlihat bahwa keunggulan layar sentuh ini dapat disentuh oleh lebih dari satu jari. Layar multi sentuh ini mampu disentuh oleh puluhan jari dari orang yang berbeda-beda secara bersamaan.
Layar multi sentuh ini dapat digunakan untuk membesarkan, mengecilkan, mengubah
posisi, dan memindahkan posisi objek pada layar monitor seperti foto atau games.
Mengenali bagaimana cara kerja layar sentuh dapat membantu untuk merawat dan
membedakan jenis-jenis layar sentuh pada handphone jaman sekarang ini. Ada 3 jenis,
yaitu resistive, capacitive dan surface acoustic wave system.
1.1. 1. Resistive Screen
Sistem resistif layarnya dilapisi oleh lapisan tipis berwarna metalik yang bersifat
konduktif dan resistif terhadap sinyal-sinyal listrik. Maksud dari lapisan yang bersifat
konduktif adalah lapisan yang bersifat mudah menghantarkan sinyal listrik, sedangkan
lapisan resistif adalah lapisan yang menahan arus listrik.
Kedua lapisan ini dipisahkan oleh sebuah bintik-bintik transparan pemisah, sehingga
lapisan ini pasti terpisah satu sama lain dalam keadaan normal. Pada lapisan konduktif
tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.
Ketika terjadi sentuhan kedua lapisan ini akan dipaksa untuk saling berkontak langsung
secara fisik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif maka akan terjadi gangguan pada arus listrik referensi tersebut.
Efek dari gangguan ini pada lapisan konduktif adalah akan terjadi perubahan arus-arus
listriknya sebagai reaksi dari sebuah kejadian sentuhan. Perubahan nilai arus referensi ini
kemudian dilaporkan ke controllernya untuk di proses lebih lanjut lagi.
Informasi sentuhan tadi diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari sentuhan tersebut. Kemudian informasi diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.
Layar dengan teknologi ini memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja,
sehingga monitor akan tampak kurang jernih. Touch sensor jenis ini sangat rentan dan
lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam.
Teknologi ini tidak akan terpengaruh oleh elemen-elemen lain di luar seperti misalnya
debu atau air, namun akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu
menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus.
Sangat cocok digunakan untuk keperluan di dalam dunia industri seperti di pabrik,
laboratorium, dan banyak lagi.
Definisi sederhananya:
Layar yang cara kerjanya harus ditekan, dapat menggunakan jari atau benda apapun yg
ditekankan di layar. Kelemahan untuk layar ini adalah jika diletakkan dikantong
(terutama kantong celana), bisa tertekan-tekan dan mengakibatkan layar jadi gampang
rusak karena sering tertekan.
Indoor: sangat baik
Outdoor: kurang optimal
Contoh HP yg menggunakan layar resistif adalah Samsung Star, Sony Erricson W950.
Siri-cirinya adalah dengan disertakan stylus didalam paket HP-nya. Pilihlah wadah yang
menggunakan model flip, jadi layar dapat terlindung dari tekanan. Sebaliknya tidak
disarankan menggunakan wadah HP model pouch.
1.2. 2. Capacitive Screen
Sistem kapasitif memiliki sebuah lapisan pembungkus yang merupakan kunci dari cara
kerjanya, yaitu pembungkus yang bersifat capasitive pada seluruh permukaannya. Panel
touchscreen ini dilengkapi dengan sebuah lapisan pembungkus berbahan indium tinoxide
yang dapat meneruskan arus listrik secara kontiniu untuk kemudian ditujukan ke
sensornya.
Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka
dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touchscreen jenis ini.
Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan
mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi.
Ketika jari tangan Anda menyentuh permukaan lapisan ini, maka nilai referensi tersebut berubah karena ada arus-arus listrik yang berubah yang masuk ke sensor. Informasi dari kejadian ini yang berupa arus listrik akan diterima oleh sensor yang akan diteruskan ke sebuah controller. Proses kalkulasi posisi akan dimulai di sini.
Kalkulasi ini menggunakan posisi dari ke empat titik sudur pada panel touchscreen
sebagai referensinya. Ketika hasil perhitungannya didapat, maka koordinat dan posisi dari sentuhan tadi dapat di ketahui dengan baik. Akhirnya informasi dari posisi tersebut akan diintegrasikan dengan program lain untuk menjalankan sebuah aplikasi.
Capasitive touchscreen baru dapat bekerja jika sentuhan-sentuhan yang ditujukan
kepadanya berasal dari benda yang bersifat konduktif seperti misalnya jari. Tampilan
layarnya memiliki kejernihan hingga sekitar 90%, sehingga cocok untuk digunakan
dalam berbagai keperluan interaksi dalam publik umum seperti misalnya di restoran, kios elektronik, lokasi Point Of Sales, dsb.
Definisi sederhananya:
Harus dengan sentuhan jari, tidak dapat menggunakan benda lain (kuku, stylus, dsb).
Karena layar ini bekerja dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada ditubuh kita.
Layar sentuh model kapasitif ini hampir tidak memiliki kelemahan yang berarti, karena
layar ini adalah pengembangan terbaru untuk menggantikan layar resistif.
Indoor: sangat baik
Outdoor: sangat baik
Keunggulannya: layar jenis ini tidak terpengaruh terhadap tekanan, jadi walaupun HP diletakkan dikantong tidak menjadi masalah. Penggunaan wadah model pouch bisa dikategorikan aman.
Ciri-cirinya adalah tidak disertakan stylus didalam paket HP-nya.
Contoh HP yg menggunakan layar kapasitif adalah Samsung Corby Touchscreen,
iPhone.
1.3. 3. Surface Acoustic Wave System
Teknologi touchscreen ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi
kejadian di permukaan layarnya. Di dalam monitor touchscreen ini terdapat dua
tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik.
Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor.
Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika
panel touchscreen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang tersebut yang diserap oleh
sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi telah membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan.
Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi
berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih
lanjut.
Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan Anda yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat Anda gunakan.
Teknologi ini tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan dengan Resistive touchscreen.
Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan
tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak ketika di sentuh, ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.
Kelemahannya kinerja dari touchscreen ini dapat diganggu oleh elemen-elemen seperti
debu, air, dan benda-benda padat lainnya. Sedikit saja terdapat debu atau benda lain yang menempel di atasnya maka touchsreen dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan.
Touchscreen jenis ini cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan
dalam ruangan untuk menampilkan informasi dengan sangat jernih dan tajam dan saat
presentasi dalam ruangan.